Tampilkan postingan dengan label Job Search Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Job Search Tips. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Juli 2011

Do not Put Your Photos on CV

CuriculumvitaeDo not Put Your Photos on CV
What do you do when you're preparing for job interviews? Surely you wear your best clothes, and make sure the makeup look interesting without sounding redundant. But in England, if you know will be interviewed by a woman, you should not have to try too hard to look beautiful.

Thus the suggestion of Professor Cary Cooper of Lancaster University Management School. Because the study did find that the CV which features photographs of beautiful women only get a response about 25 percent. The reason, perhaps you can guess, is the jealousy between the interviewer and the interviewee. According to him, beautiful women who put pictures on her application less likely to get a chance interview. Female interviewers will actually try to help candidates underestimated.

"They're probably thinking, 'these beautiful women get a chance to get a job somewhere else, so I will interview candidates who are less attractive this'," says Professor Cooper.

The research was conducted on 5300 CV sent to 2650 jobs. Nearly 20 percent of the men who pulled a chance interview, but only 12.8 percent of the beautiful young woman gets the same treatment. Thus it can be said that the handsome man who put his picture on the CV will not experience discrimination as its beautiful women.

"The discovery of this beautiful sentence against women in conflict with psychology and organizational behavior research on beauty, which relates his fascination with nature and positive traits," said the researchers.

The results of this study are considered unreasonable by Carmen Watson, managing director of recruitment at Pertemps Recruitment Partnership. He never even realized that the applicants put their photos on the CV.

"Ultimately, we find the right person for the right job, and the right job for the right person, regardless of gender," says Watson.

How do you think? Have you ever experienced different treatment because of your physical appearance? Should actually displaying a picture of yourself in a cover letter?


Sources: Marie Claire
Read more →

Jumat, 15 Juli 2011

Tips Menulis Resume

“Resume yang menarik sangat memungkinkan seorang pelamar untuk mendapat panggilan wawancara kerja,” ujar Alia Gemala dari Alamcvpro, Professional Resume Consultant. Alia menyarankan, surat lamaran yang dikirim pelamar sebaiknya berbentuk resume (ikhtisar mengenai data diri) ketimbang curriculum vitae (riwayat hidup). Hal itu dengan catatan tidak ada permintaan khusus dari penyelenggara pekerjaan.

Resume dan CV berbeda. Perbedaan antara Resume dan CV adalah, resume hanya perlu memuat informasi yang berhubungan dengan keprofesionalan seseorang. Sementara CV menuntut pemuatan informasi personal yang tak ada hubungan langsung dengan keprofesionalan.

Kelebihan lainnya, resume maksimal dua halaman, sementara CV bisa berlembar-lembar halaman. “Padahal asumsinya, penyelenggara pekerjaan harus membaca banyak lamaran yang masuk sehingga hanya punya waktu sedikit untuk membaca setiap detail lamaran yang datang,” tandas Alia. Membuat Resume memancing Wawancara.

Pada dasarya resume adalah tulisan yang menyajikan informasi yang jelas, ringkas, dengan format yang rapi. Dari prinsip dasar tersebut dapat diturunkan menjadi beberapa langkah dalam membuat Resume dalam kaitannya untuk memancing wawancara:

1. Buatlah informasi yang jelas dan ringkas.
Informasi yang jelas dan ringkas yaitu informasi yang berhubungan dengan keprofesionalan seseorang. Informasi yang tidak berhubungan dengan keprofesionalan adalah informasi yang cenderung personal, seperti status perkawinan, jumlah anak, agama, golongan darah, serta riwayat pendidikan. “Informasi yang cenderung personal seperti itu memang sebaiknya tidak dicantumkan. Sebab, keterangan semacam itu bisa memancing anggapan-anggapan tertentu yang bisa kurang menguntungkan pelamar. Sementara untuk mengetahui kualitas pelamar yang lebih dalam kan melalui wawancara. Anggapan negatif bisa menyempitkan peluang pelamar memperoleh wawancara,” ujar Amir Basuki dari Alamcvpro menambahkan.

2. Jangan terjebak untuk menampilkan resume dengan membuat format yang menarik tetapi mengabaikan isi.
Mengorganisasi informasi diri adalah hal penting yang harus mendapat perhatian pelamar. Seorang pelamar sebisa mungkin bisa menonjolkan potensi dirinya, misalnya melalui pencapaian-pencapaian (accomplishment) yang pernah mereka perbuat. “Seorang pelamar kerap kali terlupakan menyajikan accomplishment mereka, tetapi hanya menjabarkan responsibility (tanggung jawab) pada pekerjaan mereka sebelumnya. Padahal, accomplishment bisa menjadi semacam garansi bahwa si pelamar ini dapat bekerja baik dalam berbagai situasi,” tandas Alia. “Namun, Anda jangan pula terjebak menuliskan promosi jabatan sebagai bagian dari prestasi atau pencapaian itu. Kalau promosi tersebut ukurannya enggak jelas, bisa saja calon penyelenggara pekerjaan berpikir bahwa promosi itu subyektif. Bisa saja kan, misalnya karena dia pandai melayani bos lamanya,” ujar Amir.

3. Anda tetap harus jujur .
Di dalam resume anda, jika ada suatu proyek yang pernah dijalankan berhasil, dan itu merupakan kerja tim, sebutkan bahwa anda merupakan bagian dari tim tersebut, bukan prestasi individual.

4. Bagi pelamar kerja yang belum berpengalaman, misalnya lulusan perguruan tinggi, mencantumkan kegiatan-kegiatan selama masa kuliah tidak ada salahnya.
Namun, sebaiknya hanya mencantumkan kegiatan yang sekiranya cukup penting dan ada pencapaian yang berhasil diperolehnya melalui kegiatan tersebut. “Saya tidak menganjurkan pencantuman berbagai seminar yang pernah diikuti. Itu kurang relevan dan hanya menambah panjang lembar resume saja,” kata Amir.

5. Hindari menuliskan kalimat-kalimat muluk yang tidak terukur dalam surat lamaran.
Seperti lazimnya resume dan surat lamaran (cover letter) masa kini ditulis dalam bahasa Inggris. Amir mencontohkan kalimat, having strong managerial skill (memiliki kemampuan manajerial yang kuat). “Apakah kalimat dalam surat lamaran itu ada penjelasan di dalam resumenya? Terkadang tidak, jadi hanya kalimat-kalimat muluk yang tidak ada ukurannya untuk diketahui penyelenggara kerja saat membaca,” ujar Amir. Jika pelamar ingin menuliskan deskripsi diri dengan kalimat-kalimat “tinggi”, sebaiknya juga menyertakan bukti konkret dan relevan dalam resume. Kesalahan yang sering diperbuat oleh pelamar, terutama pelamar yang belum berpengalaman adalah mencontoh Resume orang lain. Hal ini dapat merugikan karena setiap orang mempunyai karakter yang berbeda. Nah, dimulai dari penjabaran diatas, mengapa tidak anda membuat Resume diri anda sendiri untuk memancing wawancara? [sumber: KCM]
Read more →

Tips Menulis Curricullum Vitae Yang Baik

Apply for the job is identical to writing Curriculum Vitae (CV) is effective. And maybe you've too often read the strategy of writing your CV (curriculum vitae) is good. But did you know that in a CV as much as possible avoid making a functional resume? Functional CV is a CV which usually include a list of capabilities and expertise plus a long career history.


Though such a CV is very classic and boring to read. In creating a CV, try to make the CV combinations that combine the capabilities, achievements, and work experience are related. The following are practical tips to make an effective CV:


Start with a goal as needed.
For example, if the position you are applying for is part of 'marketing' then you should highlight the capability of communication, foreign language, and knowledge of the market. If the position is needed 'secretary' then you should highlight your skills in the correspondence, filing, administration, and documentation.


Write a profile that describes your ability or skill.

Can you also explain the hobby that support your skills and abilities. Then emphasize your education. No need to tell you since elementary school just after high school to college.


Include performance option, you can enter 2 to 4 points the best performance you ever get in connection with the work you want to go. Both academic achievement and work performance.


Include your work experience, from beginning to end.

Emphasize the experience associated with the job you are applying. Complete with working lives and a little explanation about the work experience. Remember, companies often consider work experience person to decide whether or not acceptable candidates.


Well if your CV has been completed, immediately a letter of application to the company in question. Show your enthusiasm in applying for the job. Use language that is neutral but to sell. And try to write a CV and cover letter in English. Due to recent company prefers employees who could be English. Use of computers in typed CV and cover letter. In addition to be more tidy and easy to read, also seem more professional.
Read more →

Admin

 
 
Copyright © Duniakerja
Designs By adsensecepat